Kenapa la hari ni rasa down sangat2..Ya Allah..rasa rendah diri sangat dengan orang lain. Selalu tak yakin pada diri. Entahlah.. rasa kegagalan dalam diri nilah yang menjadi batu penghalang dalam diri aku. Apa la nak jadi dgn aku ni. Aku tak nampak matlamat hidup aku secara jelas, ke arah mana aku perlu pergi, apa persediaan aku untuk menghadapi masa mendatang. Kenapala rasa down sangat hari ni, rasa rendah diri makin menebal dalam diri.. ke sebab syaitan duk bermain-main gn hati aku..sampai kadang-kadang aku hampir nak berputus asa.. sbb selalu merasakan aku sering keseorangan, seolah-olah tak da sapa yang nak ambik berat pasal aku dah..
Ya Allah..dengan rendah diri aku bermohon kepada-Mu ya Allah yang Maha Mendengar, Maha Melihat dan Maha Mengetahui segala isi hati,
Engkau kuatkan dan tabahkan hatiku menempuh ujian yang ku alami sekarang dan masa akan datang ya Allah..
jangan kau biarkan aku dalan kekusutan,kekeliruan yang berpanjangan Ya Allah Ya Rahman,
Jangan Kau biarkan aku berjauhan dari jagaan Rahmat-Mu,
Janganlah kau berpaling dariku ya Allah,
Berikanlah aku petunjuk dan hidayah-Mu untuk aku memperbaiki diriku ya Allah,
hadirkanlah dalam hidup teman hidup dan sahabat yang sentiasa dapat meransangku ke Jalan-Mu ya Allah, yang sentiasa memotivasikan diriku untuk lebih maju ya Allah..
Peliharalah diriku dari kejahatan yang ada dalam diriku ya Allah..
Ampunkan aku jika kadang-kadang aku terleka,
jika aku kecundang dalam perjuanganku ya Allah...
Bantulah aku ya Allah..dengarlah rintihan dari hamba-Mu ini ya Allah... kerana sesungguhnya tiada sesiapa yang memahami dan mengerti isi hatiku yang sebenarnya
kecuali Engkau...
Thursday, June 16, 2011
Monday, April 4, 2011
For the Rest of My Life Lyrics
I praise Allah for sending me you my love
You found me home and sail with me
And I`m here with you
Now let me let you know
You`ve opened my heart
I was always thinking that love was wrong
But everything was changed when you came along
OOOOO
And theres a couple words I want to say
You found me home and sail with me
And I`m here with you
Now let me let you know
You`ve opened my heart
I was always thinking that love was wrong
But everything was changed when you came along
OOOOO
And theres a couple words I want to say
For the rest of my life
I`ll be with you
I`ll stay by your side honest and true
Till the end of my time
I`ll be loving you. loving you
For the rest of my life
Thru days and night
I`ll thank Allah for open my eyes
Now and forever I I`ll be there for you
I`ll be with you
I`ll stay by your side honest and true
Till the end of my time
I`ll be loving you. loving you
For the rest of my life
Thru days and night
I`ll thank Allah for open my eyes
Now and forever I I`ll be there for you
I know that deep in my heart
I feel so blessed when I think of you
And I ask Allah to bless all we do
You`re my wife and my friend and my strength
And I pray we`re together eternally
I feel so blessed when I think of you
And I ask Allah to bless all we do
You`re my wife and my friend and my strength
And I pray we`re together eternally
Now I find myself so strong
Everything changed when you came along
OOOO
And theres a couple word I want to say
Everything changed when you came along
OOOO
And theres a couple word I want to say
For the rest of my life
I`ll be with you
I`ll stay by your side honest and true
Till the end of my time
I`ll be loving you. loving you
For the rest of my life
Thru days and night
I`ll thank Allah for open my eyes
Now and forever I I`ll be there for you
I`ll be with you
I`ll stay by your side honest and true
Till the end of my time
I`ll be loving you. loving you
For the rest of my life
Thru days and night
I`ll thank Allah for open my eyes
Now and forever I I`ll be there for you
I know that deep in my heart now that you`re here
Infront of me I strongly feel love
And I have no doubt
And I`m singing loud that I`ll love you eternally
Infront of me I strongly feel love
And I have no doubt
And I`m singing loud that I`ll love you eternally
For the rest of my life
I`ll be with you
I`ll stay by your side honest and true
Till the end of my time
I`ll be loving you.loving you
For the rest of my life
Thru days and night
I`ll thank Allah for open my eyes
Now and forever I I`ll be there for you
I`ll be with you
I`ll stay by your side honest and true
Till the end of my time
I`ll be loving you.loving you
For the rest of my life
Thru days and night
I`ll thank Allah for open my eyes
Now and forever I I`ll be there for you
I know that deep in my heart
Artist: Maher Zain
Album: Thank You Allah
Copyright: Awakening Records 2009
Album: Thank You Allah
Copyright: Awakening Records 2009
Thursday, January 6, 2011
Ukhti, kamu cantik sekali
Ukhti, kamu cantik sekali
Tapi hanya di mata manusia. Sedangkan yang Maha Kuasa tak pernah memandang rupa atau pun bentuk tubuh kita. Namun Ia melihat pada hati dan amal-amal yang dilakukan hamba-Nya.
Ukhti, kamu cantik sekali
Tapi cantik fisik tak akan pernah abadi. Saat ini para pesolek bisa berbangga dengan kemolekan wajah ataupun bentuk tubuhnya. Namun beberapa saat nanti, saat wajah telah keriput, rambut pun kusut dan berubah warna putih semua, tubuh tak lagi tegak, membungkuk termakan usia, tak akan ada lagi yang bisa dibanggakan. Lebih-lebih jika telah memasuki liang lahat, tentu tak akan ada manusia yang mau mendekat.
Ukhti, kamu cantik sekali
Tapi kecantikan hanyalah pemberian dan untuk apa dibangga-banggakan? Sepantasnya kecantikan disyukuri dengan cara yang benar. Mensyukuri kecantikan bukanlah dengan cara memamerkan, memajang gambar atau mengikuti bermacam ajang lomba guna membandingkan rupa, sedangkan hakekatnya wajah itu bukan miliknya.
Tidakkah engkau jengah bila banyak mata lelaki ajnabi yang memandangi berhari-hari? Tidakkah engkau malu ketika wajahmu dinikmati tanpa permisi karena engkau sendiri yang memajang tanpa sungkan. Ataukah rasa malu itu telah punah, musnah? Betapa sayangnya jika demikian sedangkan ia sebagian dari keimanan.
Ukhti, kamu cantik sekali
Tapi apa manfaat pujian dan kekaguman seseorang? Adakah ia akan menambah pahala dari-Nya? Adakah derajatmu akan meninggi di sisi Ilahi setelah dipuji? Tak ada yang menjamin wahai ukhti. Mungkin malah sebaliknya, wajah cantik itu menjadikanmu tak punya harga di hadapan-Nya, karena kamu tak mampu memelihara sesuai dengan ketentuan-Nya.
Ukhti, kamu cantik sekali
Kecantikan itu harta berharga, bukan barang murah yang bisa dinikmati dengan mudah. Dimana nilainya jika setiap mata begitu leluasa memandang cantiknya rupa. Dimana harganya jika kecantikan telah diumbar, dipajang dengan ringan tanpa sungkan. Dimana kehormatan sebagai hamba tuhan jika setiap orang, baik ia seorang kafir, musyrik atau munafik begitu mudah menikmati wajah para muslimah?
Ukhti, kamu cantik sekali
Alangkah indah jika kecantikan fisik itu dipadu dengan kecantikan hatimu. Apalah arti cantik rupawan bila tak memiliki keimanan. Apalah guna tubuh molek memikat bila tak ada rasa malu yang lekat. Cantikkan dirimu dengan cahaya-Nya. Cahaya yang bersinar dari hati benderang penuh keimanan. Hati yang taat senantiasa patuh pada syariat. Hati yang taqwa, yang selalu menjalankan perintah dan menjauhi larangan-Nya. Hati yang sederhana, yang tak berlebihan dalam segala urusan dunia.
Ukhti, kamu cantik sekali
Maka tampillah cantik di hadapan penciptamu karena itu lebih berarti dari pada menampilkan kecantikan pada manusia yang bukan muhrimmu
Tampillah cantik di hadapan suamimu, karena itu adalah bagian dari jihadmu. Mengabdi pada manusia yang kamu kasihi demi keridhoan Ilahi.
Tampillah cantik, cantik iman, cantik batin, cantik hati, karena itu lebih abadi.
Sumber: http://tarijemari.wordpress.com/2009/11/26/ukhti-kamu-cantik-sekali/
Tapi hanya di mata manusia. Sedangkan yang Maha Kuasa tak pernah memandang rupa atau pun bentuk tubuh kita. Namun Ia melihat pada hati dan amal-amal yang dilakukan hamba-Nya.
Ukhti, kamu cantik sekali
Tapi cantik fisik tak akan pernah abadi. Saat ini para pesolek bisa berbangga dengan kemolekan wajah ataupun bentuk tubuhnya. Namun beberapa saat nanti, saat wajah telah keriput, rambut pun kusut dan berubah warna putih semua, tubuh tak lagi tegak, membungkuk termakan usia, tak akan ada lagi yang bisa dibanggakan. Lebih-lebih jika telah memasuki liang lahat, tentu tak akan ada manusia yang mau mendekat.
Ukhti, kamu cantik sekali
Tapi kecantikan hanyalah pemberian dan untuk apa dibangga-banggakan? Sepantasnya kecantikan disyukuri dengan cara yang benar. Mensyukuri kecantikan bukanlah dengan cara memamerkan, memajang gambar atau mengikuti bermacam ajang lomba guna membandingkan rupa, sedangkan hakekatnya wajah itu bukan miliknya.
Tidakkah engkau jengah bila banyak mata lelaki ajnabi yang memandangi berhari-hari? Tidakkah engkau malu ketika wajahmu dinikmati tanpa permisi karena engkau sendiri yang memajang tanpa sungkan. Ataukah rasa malu itu telah punah, musnah? Betapa sayangnya jika demikian sedangkan ia sebagian dari keimanan.
Ukhti, kamu cantik sekali
Tapi apa manfaat pujian dan kekaguman seseorang? Adakah ia akan menambah pahala dari-Nya? Adakah derajatmu akan meninggi di sisi Ilahi setelah dipuji? Tak ada yang menjamin wahai ukhti. Mungkin malah sebaliknya, wajah cantik itu menjadikanmu tak punya harga di hadapan-Nya, karena kamu tak mampu memelihara sesuai dengan ketentuan-Nya.
Ukhti, kamu cantik sekali
Kecantikan itu harta berharga, bukan barang murah yang bisa dinikmati dengan mudah. Dimana nilainya jika setiap mata begitu leluasa memandang cantiknya rupa. Dimana harganya jika kecantikan telah diumbar, dipajang dengan ringan tanpa sungkan. Dimana kehormatan sebagai hamba tuhan jika setiap orang, baik ia seorang kafir, musyrik atau munafik begitu mudah menikmati wajah para muslimah?
Ukhti, kamu cantik sekali
Alangkah indah jika kecantikan fisik itu dipadu dengan kecantikan hatimu. Apalah arti cantik rupawan bila tak memiliki keimanan. Apalah guna tubuh molek memikat bila tak ada rasa malu yang lekat. Cantikkan dirimu dengan cahaya-Nya. Cahaya yang bersinar dari hati benderang penuh keimanan. Hati yang taat senantiasa patuh pada syariat. Hati yang taqwa, yang selalu menjalankan perintah dan menjauhi larangan-Nya. Hati yang sederhana, yang tak berlebihan dalam segala urusan dunia.
Ukhti, kamu cantik sekali
Maka tampillah cantik di hadapan penciptamu karena itu lebih berarti dari pada menampilkan kecantikan pada manusia yang bukan muhrimmu
Tampillah cantik di hadapan suamimu, karena itu adalah bagian dari jihadmu. Mengabdi pada manusia yang kamu kasihi demi keridhoan Ilahi.
Tampillah cantik, cantik iman, cantik batin, cantik hati, karena itu lebih abadi.
Sumber: http://tarijemari.wordpress.com/2009/11/26/ukhti-kamu-cantik-sekali/
Tuesday, December 21, 2010
Baca kejap hadis ni..tak rugi pon...
"Kadang-kadang kita berdoa untuk KUAT tapi kenapa banyak DUGAAN, kadang-kadang kita minta KETENANGAN tapi MASALAH yang timbul, kadang-kadang kita minta KEBAHGIAAN tapi KEKECEWAAN yang diberi. ...DUGAAN menjadikan kita KUAT, MASALAH menjadikan kita BERFIKIR, KEKECEWAAN menjadikan kita TABAH..." Hebatnya ALLAH swt..Semuanya ada hikmah. Kalaulah manusia tahu hadis ini: "Telah berkata Jibril: Wahai Tuhan, kau sampaikanlah hajat hambamu, maka ALLAH swt menjawab: Biarkan hambaku itu, kerana aku mencintai suaranya(doanya)..." (Diriwayatkan oleh Anas bin Malik)
ILMU YANG BERTERUSAN..
Bismillahirrahmanirrohim...
Alhamdulillah ke atas semua nikmat yang Allah telah anugerahkan kepada kita, tidak kira sama ada natijahnya baik ataupun buruk,tetapi yang pasti, natijah tersebut pasti ada hikmah ataupun kebaikan yang tersenbunyi disebaliknya, dan lebih-lebih lagi natijah tersebut disertai bersama kasih sayang dan rahmat Allah yang tidak trnilai kepada hamba-hambanya..
Hurm..dah lama tak singgah di taman dedaunan cinta ni, dah hampir layu daun-daun cinta ni..hehe... kesian, tapi xpe ,sebelum hangpa layu..den siram....
Pada kali ni,ana bukanlah nak bercerita panjang, cuma nak kongsi sedikit ilmu yang ana dapat masa pergi ceramah tadi lebih kurang sejam setengah (kul 9.30pm-11.00pm). Yang diundang pada kali ini ialah Ustaz Hasyimi. Beliau menyampaikan ceramah tentang "Semester Baru, Azam Baru".
Antara isi yang dikupas oleh beliau ialah tentang hijrah. Hijrah dari sesuatu yang buruk kepada sesuatu yang baik, juga hijrah dari semester yang lepas kepada semester yang baru, dan beliau juga mengaitkan hijrah tersebut dengan hijrah pada zaman Rasulullah S.A.W bersama pengikutnya dari Mekah ke Madinah.
Beliau juga menerangkan tugas sebagai pelajar universiti adalah :
1) Bukan sahaja belajar untuk mendengar,seperti yang kita lakukan di sekolah rendah atau sekolah menengah, bahkan kita perlu menjadi orang yang belajar untuk menyampaikan.
2)Kita bukan sahaja mengubah orang lain atau apa sahaja,malah, kitalah yang perlu berubah dari tokok yang lama kepada yang baru.
3) Kita juga perlu menggalas tugas yang besar iaitu dengan menyampaikan. Sebagaimana yang kita tahu, menyampaikan (tabligh) adalah salah satu sifat yang ada pada Nabi kita..maka hendaklah kita mengikuti contoh teladannya jika ingin menjadi orang cemerlang dan beruntung walaupun kadang-kadang apa yang kita sampaikan tidak memberi kesan kepada orang yang mendengarnya, sekurang-kurangnya walaupun tidak memberi manfaat kepadanya, tetapi menjadi manfaat kepada kita di akhirat nanti,maka jadilah kita orang-orang yang beruntung walaupun tidak berapa beruntung di dunia, kerana syurga abadi ...syurga hakiki seorang muslim bukanlah di dunia, tetapi telah disediakan oleh Allah S.W.T di akhirat kelak.. yang diperlukan hanyalah sedikit kesabaran untuk usia yang pendek ini jika dibandingkan usia kita di akhirat kelak..
4)Kita juga perlu betulkan niat kita sebagai seorang yang menuntut ilmu. Bagaimana? Belajarlah untuk mendapatkan keredhaan, keberkatan dan sebagai wasilah untuk kita lebih dekat (taqarrub) kepada-Nya, bukannya belajar semata-mata kerana peperiksaan, kerana ingin memperoleh keputusan yang cemerlang, skor semua A dalam semua subjek, mendapat CGPA yang tertinggi agar disenaraikan sebagai 'Dean List'... bukannya tak boleh untuk cemerlang dalam apa yang kita targetkan,tetapi jadikanlah target utama kita semata-mata kerana Allah,kemudia sebagai sampingan-sampingan yang lain,kita boleh berusaha untuk hidup bahagia didunia ini, kerana seorang muslim yang cemerlang dan hebat bukan sahaja berjaya dan beruntung di dunia,tetapi kedua-duanya iaitu di dunia dan di akhirat. Renung-renungkanlah ye!
Andai kata kita hanya targetkan kejayaan kita semata-mata peperiksaan, maka setelah kita tamat peperiksaan dan mendapat keputusan yang cemerlang contohnya kalau dah dapat degree, maka perjuangan kita hanya setakat itu sahaja, kerana apa? kerana target kita hanya peperiksaan. Sepatutnya dalam proses menuntut ilmu ini,kita perlu bermuhasabah diri semula..kerana belajar tiada hadnya, sama ada masa, tempat, kawasan..maka dengan itu,belajarlah untuk jangka masa panjang. Tidak semestinya kalau kita tak sambung Master atau Phd kita tidak boleh belajar..siapa kata? Belajar boleh dilakukan pada bila-bila masa dan dalam apa jua bentuk keadaan sekalipun! Percaya tak? Kita tak semestinya boleh belajar apabila ke sekolah, kelas, ke kuliah tapi banyak wasilah dan sumber-sumber yang lain kita boleh belajar antaranya belajar melalui buku.. cmne tu?? dengan membacala sayang ooii...(maaf kot2 terkasar bahasa,hehe), kadang-kadang orang yang tak belajar tinggi pun boleh belajar jugak, kadang-kadang mereka lebih hebat dari kita, eh! cmne pulak tu? hurmm..mereka ni belajar melalui pengalaman kerana pengalaman itu, kadang-kadang adalah guru yang terbaik untuk diri kita kerana disitulah titik (point) untuk kita belajar mengenali diri,kekurangan diri dan sebagainya.
Apa yang menarik hati saya dan buat saya tertarik kepada ucapan ustaz ini ialah apabila beliau mengatakan " Kita bukanlah pekerja Allah dalam melaksanakan segala perintah2 dan suruhan-Nya, tetapi kita adalah hamba Allah yang memiliki diri kita secara mutlak sama ada setiap pernafasan kita, setiap apa yang kita pertuturkan, harta kita semuanya milik Allah...oleh itu,segala yang kita lakukan mestilah bersandarkan syariat dan perintah-perintah-Nya.
Ada satu lagi kata-kata ustaz ni yang membuatkan saya terfikir sejenak, beliau mengumpamakan "Dunia ibarat laut . Maka apabila kamu tiba di sana, ambillah sebanyak mana ikan-ikan ,lauk-pauk dan rezeki yang bermanfaat didalamnya untuk dijadikan sebagai bekalan..seolah-olah kamu akan pergi ke suatu tempat yang kamu tidak akan kembali buat selama-lamanya..."
Tidak lain tidak bukan yang dimaksudkan dengan laut itu adalah dunia, manakala ikan,lauk-pauk,rezeki itu pula adalah amalan-amalan yang baik yang kita lakukan untuk dijadikan bekalan, dan SUATU TEMPAT YANG KITA TIDAK AKAN KEMBALI ITU ADALAH NEGERI AKHIRAT... Renung-renungkan.. Wallahua'lam...
Alhamdulillah ke atas semua nikmat yang Allah telah anugerahkan kepada kita, tidak kira sama ada natijahnya baik ataupun buruk,tetapi yang pasti, natijah tersebut pasti ada hikmah ataupun kebaikan yang tersenbunyi disebaliknya, dan lebih-lebih lagi natijah tersebut disertai bersama kasih sayang dan rahmat Allah yang tidak trnilai kepada hamba-hambanya..
Hurm..dah lama tak singgah di taman dedaunan cinta ni, dah hampir layu daun-daun cinta ni..hehe... kesian, tapi xpe ,sebelum hangpa layu..den siram....
Pada kali ni,ana bukanlah nak bercerita panjang, cuma nak kongsi sedikit ilmu yang ana dapat masa pergi ceramah tadi lebih kurang sejam setengah (kul 9.30pm-11.00pm). Yang diundang pada kali ini ialah Ustaz Hasyimi. Beliau menyampaikan ceramah tentang "Semester Baru, Azam Baru".
Antara isi yang dikupas oleh beliau ialah tentang hijrah. Hijrah dari sesuatu yang buruk kepada sesuatu yang baik, juga hijrah dari semester yang lepas kepada semester yang baru, dan beliau juga mengaitkan hijrah tersebut dengan hijrah pada zaman Rasulullah S.A.W bersama pengikutnya dari Mekah ke Madinah.
Beliau juga menerangkan tugas sebagai pelajar universiti adalah :
1) Bukan sahaja belajar untuk mendengar,seperti yang kita lakukan di sekolah rendah atau sekolah menengah, bahkan kita perlu menjadi orang yang belajar untuk menyampaikan.
2)Kita bukan sahaja mengubah orang lain atau apa sahaja,malah, kitalah yang perlu berubah dari tokok yang lama kepada yang baru.
3) Kita juga perlu menggalas tugas yang besar iaitu dengan menyampaikan. Sebagaimana yang kita tahu, menyampaikan (tabligh) adalah salah satu sifat yang ada pada Nabi kita..maka hendaklah kita mengikuti contoh teladannya jika ingin menjadi orang cemerlang dan beruntung walaupun kadang-kadang apa yang kita sampaikan tidak memberi kesan kepada orang yang mendengarnya, sekurang-kurangnya walaupun tidak memberi manfaat kepadanya, tetapi menjadi manfaat kepada kita di akhirat nanti,maka jadilah kita orang-orang yang beruntung walaupun tidak berapa beruntung di dunia, kerana syurga abadi ...syurga hakiki seorang muslim bukanlah di dunia, tetapi telah disediakan oleh Allah S.W.T di akhirat kelak.. yang diperlukan hanyalah sedikit kesabaran untuk usia yang pendek ini jika dibandingkan usia kita di akhirat kelak..
4)Kita juga perlu betulkan niat kita sebagai seorang yang menuntut ilmu. Bagaimana? Belajarlah untuk mendapatkan keredhaan, keberkatan dan sebagai wasilah untuk kita lebih dekat (taqarrub) kepada-Nya, bukannya belajar semata-mata kerana peperiksaan, kerana ingin memperoleh keputusan yang cemerlang, skor semua A dalam semua subjek, mendapat CGPA yang tertinggi agar disenaraikan sebagai 'Dean List'... bukannya tak boleh untuk cemerlang dalam apa yang kita targetkan,tetapi jadikanlah target utama kita semata-mata kerana Allah,kemudia sebagai sampingan-sampingan yang lain,kita boleh berusaha untuk hidup bahagia didunia ini, kerana seorang muslim yang cemerlang dan hebat bukan sahaja berjaya dan beruntung di dunia,tetapi kedua-duanya iaitu di dunia dan di akhirat. Renung-renungkanlah ye!
Andai kata kita hanya targetkan kejayaan kita semata-mata peperiksaan, maka setelah kita tamat peperiksaan dan mendapat keputusan yang cemerlang contohnya kalau dah dapat degree, maka perjuangan kita hanya setakat itu sahaja, kerana apa? kerana target kita hanya peperiksaan. Sepatutnya dalam proses menuntut ilmu ini,kita perlu bermuhasabah diri semula..kerana belajar tiada hadnya, sama ada masa, tempat, kawasan..maka dengan itu,belajarlah untuk jangka masa panjang. Tidak semestinya kalau kita tak sambung Master atau Phd kita tidak boleh belajar..siapa kata? Belajar boleh dilakukan pada bila-bila masa dan dalam apa jua bentuk keadaan sekalipun! Percaya tak? Kita tak semestinya boleh belajar apabila ke sekolah, kelas, ke kuliah tapi banyak wasilah dan sumber-sumber yang lain kita boleh belajar antaranya belajar melalui buku.. cmne tu?? dengan membacala sayang ooii...(maaf kot2 terkasar bahasa,hehe), kadang-kadang orang yang tak belajar tinggi pun boleh belajar jugak, kadang-kadang mereka lebih hebat dari kita, eh! cmne pulak tu? hurmm..mereka ni belajar melalui pengalaman kerana pengalaman itu, kadang-kadang adalah guru yang terbaik untuk diri kita kerana disitulah titik (point) untuk kita belajar mengenali diri,kekurangan diri dan sebagainya.
Apa yang menarik hati saya dan buat saya tertarik kepada ucapan ustaz ini ialah apabila beliau mengatakan " Kita bukanlah pekerja Allah dalam melaksanakan segala perintah2 dan suruhan-Nya, tetapi kita adalah hamba Allah yang memiliki diri kita secara mutlak sama ada setiap pernafasan kita, setiap apa yang kita pertuturkan, harta kita semuanya milik Allah...oleh itu,segala yang kita lakukan mestilah bersandarkan syariat dan perintah-perintah-Nya.
Ada satu lagi kata-kata ustaz ni yang membuatkan saya terfikir sejenak, beliau mengumpamakan "Dunia ibarat laut . Maka apabila kamu tiba di sana, ambillah sebanyak mana ikan-ikan ,lauk-pauk dan rezeki yang bermanfaat didalamnya untuk dijadikan sebagai bekalan..seolah-olah kamu akan pergi ke suatu tempat yang kamu tidak akan kembali buat selama-lamanya..."
Tidak lain tidak bukan yang dimaksudkan dengan laut itu adalah dunia, manakala ikan,lauk-pauk,rezeki itu pula adalah amalan-amalan yang baik yang kita lakukan untuk dijadikan bekalan, dan SUATU TEMPAT YANG KITA TIDAK AKAN KEMBALI ITU ADALAH NEGERI AKHIRAT... Renung-renungkan.. Wallahua'lam...
Monday, December 6, 2010
Kenapa tak rogol saya?
Kenapa tak rogol saya?
| Hilmi Halim |
| Kisah benar ini berlaku di US (Amerika Syarikat). Ia tentang seorang wanita dari Malaysia yang bekerja di US. Dia memakai tudung dan memiliki akhlak yang bagus. Suatu malam perempuan ini dalam perjalanan balik ke rumah dari tempat kerjanya. Kebetulan dia mengambil jalan singkat untuk pulang. Jalan yang diambil pula agak tersorok dan tidak banyak orang yang lalu lalang pada masa itu. Disebabkan hari yang agak sudah lewat, berjalan di jalan yang agak gelap sebegitu membuatkan dia agak gelisah dan rasa takut. Lebih-lebih lagi dia berjalan bersaorangan. Tiba-tiba dia nampak ada seorang lelaki (kulit putih Amerika) bersandar di dinding di tepi lorong itu. Dia sudah mula rasa takut dan tak sedap hati. Apa yang dia boleh buat waktu tu adalah berdoa ke hadrat Allah memohon keselamatan atas dirinya. Dia baca ayat Kursi dengan penuh pengharapan agar Allah membantu dia di saat itu. Masa dia melepasi tempat lelaki itu bersandar, dia sempat menoleh dan dapat mengecam muka lelaki itu. Nasib baik lelaki itu buat tidak endah dan perempuan ini selamat sampai ke rumahnya. Keesokkan paginya, wanita ini terbaca dalam akhbar yang seorang perempuan telah dirogol oleh seorang lelaki yang tidak dikenali dekat lorong yang dia jalan semalam hanya 10 minit selepas dia melintasi lorong tersebut. Muslimah ini yakin benar lelaki kulit putih yang dia lihat semalam adalah perogol itu. Atas rasa tanggungjawab dia terus ke balai polis dan buat aduan. Wanita ni dapat mengenalpasti suspek melalui kawad cam dan selepas siasatan dilakukan, polis dapat bukti bahawa lelaki tersebut adalah perogol yang dicari. Tapi perempuan ini hairan juga kenapa lelaki tadi tak jadikan dia mangsa ketika dia melalui lorong tersebut walhal dia keseorangan di masa tu, tetapi lelaki tadi rogol perempuan yang lalu selepas dia. Wanita ini nak tahu sangat sebabnya. Jadi dia minta kebenaran polis untuk bercakap dengan perogol tadi sebelum hukuman dijatuhkan (sebelum lelaki tadi di bawa ke tempat lain). Dia pun tanya perogol itu.. “Why don’t you do anything to me on that night even though you know that I’m alone?” (Kenapa awak tak buat apa-apa kat saya malam tu walaupun awak tau saya seorang je masa tu?) Perogol tu jawab: “No, you are not alone. That night I saw two young man walking with you. One on your right side and the other one was by your left side. If you were alone of course you will be my victim.” (Tak, awak bukan berseorangan. Malam tu saya nampak ada 2 orang lelaki berjalan dengan awak. Seorang sebelah kanan awak dan sorang lagi sebelah kiri awak. Kalaulah awak sorang-sorang malam tu, sudah pasti awak jadi mangsa saya..) Wanita ni rasa amat terkejut bila dengar penjelasan perogol tu. Dia bersyukur ke hadrat Allah kerana memelihara dia malam itu, mungkin juga berkat ayat Kursi yang dia baca malam itu. |
Thursday, October 14, 2010
My Story 1
Hari-hari yang berlalu mustahil dikembalikan, hari-hari yang mendatang sukar diduga, diramal... semakin lama aku berada di dunia universiti ini..semakin aku mengenali diri aku sendiri... banyak persoalan-persoalan yang timbul di benak fikiranku. Siapakah aku? Kenapa aku berada disini? Apa yang aku mahu sepanjang berada di universiti ini, Kerana siapa aku berada disini? kerana umi, abah, keluarga, masa depan atau diri sendiri? Apa yang aku ada untuk membolehkan aku terus dalam perjuangan yang semakin mencabar buat orang sepertiku? Siapa yang dapat membantu aku dalam perjuanganku menuntut ilmu di sini? Semua persoalan ini sering muncul di fikiranku..tetapi sehingga kini aku masih keliru dengan jawapanku. Semua persoalan ini menyebabkan aku merenung sendirian, muhasabah diri. Mungkin ini tahun pertama aku ,mungkin benar apa kata ibuku dan rakanku, aku terkejut kejutan budaya ilmu di sini. Sepanjang masa, setiap hari, setiap jam, setiap detik bahkan setiap saat, seluruh jiwa & raga di fokuskan kepada proses pembelajaran,ilmu, memikirkan untuk menyelesaikan assigment yang bertimbun, presentation yang memerlukan kepada bacaan dan pemahaman yang mendalam dan juga memerlukan kemahiran komunikasi yang baik , quiz yang kadang-kadang memerlukan persediaan seperti persediaan final exam walaupun hanya 10 markah kerana ia begitu penting bahkan satu markah sekalipun,semua pelajar sanggup bersusah payah kerana itu, seperti orang kaya menaburkan duit syiling kepada orang miskin, walaupun duit itu hanya satu sen, ia dianggap amat bernilai.
Semalam aku baru sahaja selesai quiz political science, agak mencabar soalannya dan tadi aku baru habis mid-term kedua tilawah yang memerlukan ingatan yang kuat dalam mengingati surah-surah juzk amma dan memerlukan kemahiran dan pemahaman yang mendalam tajwid. Manakala esok aku perlu membuat presentation untuk Halaqah(study circle) walaupun hanya untuk 2 markah untuk membantu dalam final dan juga aku perlu tasmi' ,perdengarkan bacaanku surah al-Isra' dan dua hadis didepan Naqibahku, jika tidak hilanglah markah untuk final exam paperku.
Aku selalu menelefon umi dan abah jika aku mengalami masalah yang menyebabkan aku stress, aku juga sering meminta mereka agar sentiasa mendoakan aku di sini aku dipermudahkan belajar. Contohnya apabila aku mendapat markah rendah dalam peperiksaan dan melihat kepada rakan-rakanku yang mendapat markah yang lebih tinggi dariku,aku cemburu. Tapi salah aku juga kerana tidak membuat persediaan dari awal. Kerana itu Allah S.W.T bersumpah dalam surah Al-Asr : Demi masa,Sesungguhnya manusia di dalam kerugian kecuali orang yang beriman dan orang yang mengerjakan kebajikan...)
Mungkin di sini sahaja coretan aku pada hari ini, kerana aku benar-benar letih, dan inginmenyimpan tenaga untuk menelaah dan membuat persedian untuk presentation dan tasmi' esok. Terima kasih kerana sudi membaca coretan ringkasku ini. Ia bukanlah untuk menunjuk-nunjuk atau membuka pekung sendiri , tetapi sekadar luahan hati dikala hati dirudung kesedihan... maaf sekiranya ada keterlanjuran bahasa yang salah atau menyakitkan hari pembaca-pembaca Dedaunan cinta ...nantikan My story 2 pulak nanti..hehe agak-agaknya bila lah ek..
والله أعلم
جزاك الله خير
Semalam aku baru sahaja selesai quiz political science, agak mencabar soalannya dan tadi aku baru habis mid-term kedua tilawah yang memerlukan ingatan yang kuat dalam mengingati surah-surah juzk amma dan memerlukan kemahiran dan pemahaman yang mendalam tajwid. Manakala esok aku perlu membuat presentation untuk Halaqah(study circle) walaupun hanya untuk 2 markah untuk membantu dalam final dan juga aku perlu tasmi' ,perdengarkan bacaanku surah al-Isra' dan dua hadis didepan Naqibahku, jika tidak hilanglah markah untuk final exam paperku.
Aku selalu menelefon umi dan abah jika aku mengalami masalah yang menyebabkan aku stress, aku juga sering meminta mereka agar sentiasa mendoakan aku di sini aku dipermudahkan belajar. Contohnya apabila aku mendapat markah rendah dalam peperiksaan dan melihat kepada rakan-rakanku yang mendapat markah yang lebih tinggi dariku,aku cemburu. Tapi salah aku juga kerana tidak membuat persediaan dari awal. Kerana itu Allah S.W.T bersumpah dalam surah Al-Asr : Demi masa,Sesungguhnya manusia di dalam kerugian kecuali orang yang beriman dan orang yang mengerjakan kebajikan...)
Mungkin di sini sahaja coretan aku pada hari ini, kerana aku benar-benar letih, dan inginmenyimpan tenaga untuk menelaah dan membuat persedian untuk presentation dan tasmi' esok. Terima kasih kerana sudi membaca coretan ringkasku ini. Ia bukanlah untuk menunjuk-nunjuk atau membuka pekung sendiri , tetapi sekadar luahan hati dikala hati dirudung kesedihan... maaf sekiranya ada keterlanjuran bahasa yang salah atau menyakitkan hari pembaca-pembaca Dedaunan cinta ...nantikan My story 2 pulak nanti..hehe agak-agaknya bila lah ek..
والله أعلم
جزاك الله خير
Subscribe to:
Posts (Atom)

